Bareskrim Selidiki Korupsi Baru di Pelindo, Negara Rugi Rp3 Triliun

Rimanews – Bareskrim Polri kembali menemukan dugaan kasus korupsi baru di tubuh PT Pelindo II. Dalam kasus ini, negara diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp3 triliun. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigjen Pol. Victor Simanjutak menyebutkan, kasus korupsi kali ini berbeda dengan kasus korupsi pengadaan 10 Mobile Crane yang saat ini sudah memasuki tahap penyidikan Baca Juga KPK Ajari Anak-Anak Bahaya Korupsi KPK Tetapkan Anggota DPR Golkar Tersangka Korupsi Brigjen Teddy, Keterlibatan Atasan Diselidiki Jokowi: Sanksi Bagi Koruptor Belum Berikan Efek Jera Oposisi Sepakat Gelar Voting Mosi Pemakzulan Presiden Korsel “Ada temuan baru terkait kasus korupsi di Pelindo II. Kerugian negara diperkirakan sekitar Rp3 triliun dan saat ini tim penyidik masih mendalaminya,” ungkap Victor kepada Rimanews , di Jakarta, Rabu (2/09/2015). Meski demikian, Victor menolak menyebutkan secara detail kasus tersebut. Menurutnya, kasus korupsi ini masih didalami berdasarkan sejumlah bukti yang telah ditemukan. “Ini beda dengan kasus Mobile Crane. Ini kasus baru, terkait pungutan biaya pelayanan dan pengadaan sejumlah crane lainnya di Pelindo II,” pungkasnya. Sebelumnya, Bareskrim Polri melakukan penggeledahan dan menetapkan salah satu direksi PT Pelindo II terkait dugaan korupsi pengadaan 10 Mobile Crane yang menelan biaya lebih dari Rp45 miliar. Mobile Crane tersebut tidak jadi digunakan sejak dibeli tahun 2013 lalu hingga akhirnya disita Bareskrim untuk barang bukti. Pasca penggeledaha tersebut, muncul rekaman suara RJ Lino yang mengaku dibackup Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga kemudian beredar santer isu pencopotan Buwas dari jabatannya sebagai Kabareskrim. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : korupsi , Pelindo II , bareskrim ahli , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews