DKI Jakarta Terbanyak Langgar Aturan Kampanye

Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad mengungkapkan bahwa sejauh ini DKI Jakarta adalah provinsi yang paling banyak melakukan pelanggaran dalam tahapan kampanye menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada). Hal itu, didasarkan dari banyaknya jumlah laporan dugaan pelanggaran pilkada untuk Ibu Kota negara tersebut. “Sekali lagi bukan karena kebetulan DKI menyumbang banyak laporan (dugaan pelanggaran), terlepas dari kontestasinya siapa yang nyalon tapi ternyata laporan teman-teman DKI yang paling banyak laporan terkait kampanye,” ungkap Muhammad yang ditemui usai menghadiri DKPP Outlook 2017 di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (14/12). Laporan pelanggaran tersebut, diungkapkannya, terkait penggunaan alat peraga selama masa kampanye dan adanya serangan-serangan dari Tim Sukses salah satu pasangan calon (paslon) kepala daerah kepada paslon lainnya. Mengatasi tidak terulangnya pelanggaran selama kampanye yang masih berlangsung sampai Februari 2017, Muhammad mengimbau agar tim sukses dan masyarakat bisa memahami regulasi pilkada secara tepat. Ia menegaskan bahwa kampanye adalah upaya penyampaian visi misi program dari calon pemimpin dalam rangka pendidikan politik. Oleh karena itu, jangan dikotori dengan hasutan atau umpatan-umpatan yang tidak penting. Sebagaimana diketahui, Pilkada serentak pada 15 Februari 2017, akan dilaksanakan di 101 daerah. Termasuk, provinsi DKI Jakarta. Novi Setuningsih/PCN Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu