Motor Dilarang Melintas Jalan Sudirman 1 Mei, Dishub DKI: Tidak Benar!

Rimanews – Dinas Perhubungan dan Transportasi (dishubtrans) DKI Jakarta menepis kabar terkait larangan sepeda motor melintas Jalan Sudirman, Jakarta pada 1 Mei 2016 mendatang. Dishub menyatakan, larangan akan diberlakukan setelah pembelian 600 unit bus Transjakarta selesai. “Itu (Larangan 1 Mei) itu tidak benar. Saya juga enggak tau siapa yang menyebarkannya,” kata Sunardi Sinaga, Wakil Dishubtrans DKI Jakarta, Senin (25/04/2016). Baca Juga Korban Gempa Pidie, Satu Meninggal Puluhan Luka-Luka Pidie Jaya Kesulitan Alat Berat Gempa Aceh, Belasan Bangunan Roboh Sunardi menjelaskan, pelarangan tersebut masih mempertimbangkan dua aspek. Pertama, pembelian 600 bus Transjakarta pada bulan Mei mendatang sudah dioperasikan. Kedua, harus menunggu penghapusan jalur lambat dan jalur cepat di kawasan Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin. “Pertama nunggu bus ada sekitar 600 unit, sekarang lagi proses. Kami harapkan bulan Mei ini sudah kelar. Kalau bus nya sudah banyak, kemudian kami minta Dinas Binamarga membongkar pembatas jalur cepat jalur lambat,” ucapnya. Setelah keduanya terpenuhi, baru kebijakan larangan kendaraan roda dua akan diperluas. Saat ini kebijakan itu hanya berlaku di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat. Nantinya akan diperluas hingga Jalan Sudirman. “Nah setelah bus banyak akan jadi alternatif masyarakat. Jalanan juga luas setelah dibongkar pembatasnya. Setelah itu kami baru minta perpanjangan pelarangan motor sampai ke sepanjang Jalan Sudirman,” tandasnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Larangan Motor , jalan sudirman , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews