Penuhi Panggilan Bareskrim, Ahok Tak Punya Persiapan Khusus

Jakarta – Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah dijadikan tersangka kasus penodaan agama sesuai pasal 156a KUHP muncul di Mabes Polri Selasa (22/11). Pria asal Bangka Belitung itu datang untuk memenuhi panggilan Bareskrim sebagai tersangka. Namun Ahok yang datang sekitar pukul 08.56 itu tak memberi pernyataan pada wartawan. Dia datang dengan sejumlah pengacara dan pendampingnya Ketua tim Kuasa Hukum Ahok, Sirra Prayuna‎, mengaku tidak ada persiapan khusus dalam pemeriksaan Ahok sebagai tersangka. “‎Tidak ada sesuatu yang harus dipersiapkan betul, hanya data dan bukti-bukti yang sudah diajukan pada proses penyelidikan, itu kami cek kembali,” kata Sirra. Sirra juga memprediksi pemeriksaan pada Ahok tidak akan berlangsung lama karena penyidik hanya akan menyempurnakan keterangan tambahan yang sebelumnya sudah diambil saat Ahok masih berstatus saksi. Ditanya ada berapa kuasa hukum yang mendampingi pemeriksaan Ahok kali ini, Sirra Prayuna menjawab ada sekitar 15 kuasa hukum. “Kuasa hukum totalnya ada sekitar 15 yang saat ini hadir, kita hormati seluruh prosesnya,” imbuhnya. Selain Sirra, ada beberapa orang lain yang datang. Mereka menggunakan empat mobil dan seluruhnya kompak menggunakan kemeja kotak-kotak merah. Mereka diantaranya Ketua Tim Pemenangan Ahok- Djarot, Prasetyo Edi Marsudi ‎dan jubir tim Ahok-Djarot, dan jubir Ruhut Sitompul. Namun tak semuanya ikut masuk. Farouk Arnaz/CAH BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu