Mendikbud Jokowi dari Muhammadiyah?

Rimanews – Presiden terpilih Joko Widodo dinilai memiliki kedekatan khusus dengan ormas Islam Muhammadiyah. Terkait penyusunan kabinet baru, Jokowi dinilai perlu memasukkan figur profesional dari kalangan Muhammadiyah. “Saya memandang bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar kedua Indonesia punya kredibilitas yang dibutuhkan Jokowi,” kata pengamat politik UIN Jakarta, Ahmad Fuad Fanani kepada Rimanews melalui sambungan telepon, Jumat (12/9). Baca Juga Komisi XI: Ekonomi Mandiri Hindari Penguatan Mata Uang Asing Tolak Dolar, Jokowi Pilih Yuan untuk Nilai Tukar Rupiah Jokowi Kaget Lihat 445 Kilogram Sabu Presiden: Amnesti Pajak Tahap Satu Tersukses di Dunia Jokowi Akui Daya Saing Indonesia Masih Kalah dengan Negara ASEAN Kader Muhammadiyah yang layak dipilih Jokowi, kata Fuad, adalah figur profesional yang ahli dalam core business persyarikatan itu, yakni pendidikan, kesehatan dan sosial kemasyarakatan. Apalagi, papar dia, Muhammadiyah sejak prakemerdekaan telah bergerak di bidang itu. Jaringan sekolah, rumah sakit dan lembaga sosial Muhammadiyah menjamur di seluruh wilayah di Indonesia. “Karena Jokowi ingin mengedepankan profesionalisme, maka penunjukan menteri pendidikan, menteri kesehatan dan menteri sosial dan urusan bencana dari Muhammadiyah adalah hal yang tepat,” ujar Fuad. Kriteria figur Muhammadiyah yang cocok mengisi posisi menteri pendidikan kabinet Jokowi, jelas Fuad adalah bersih dan visioner. Di antara para pakar pendidikan Muhammadiyah, ada Abdul Munir Mulkhan, Bambang Setiadi, dan Muhadjir Effendy. “Meskipun nantinya penunjukan menteri adalah hak prerogatif presiden, namun tradisi baru ini patut diapresiasi,” kata intelektual muda Muhammadiyah ini.[] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Muhammadiyah , Jokowi , ahmad fuad fanani , politik , Nasional

Sumber: RimaNews