Saksi Kunci Pembantaian Salim Kancil Akhirnya Siuman

Nomor Hongkong Rimanews – Tosan, saksi kunci penganiayaan dan pembunuhan aktivis penolak tambang pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Salim Kancil, akhirnya siuman. Dia tidak sadarkan diri setelah menjalani operasi pencernaan, di Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang. Dikutip dari Laman Beritajatim , Tosan kini ditempatkan di ruang isolasi. Hanya istri korban yang diberbolehkan menjaga. Demi keselamatan, Ati juga dilarang menemui orang tak dikenal. Baca Juga Lebah Serang Upacara Pemakaman Gempa Aceh Sebabkan Belasan Bangunan Roboh KPU Didesak Batalkan Agus-Sylvi karena Program Semiliar untuk RW “Maaf untuk sementara ini tidak boleh dijenguk,” ujar Ati Hariati, Senin (29/9/2015) malam. Beberapa petugas kesehatan RSSA terus memantau kesehatan Tosan, bahkan untuk makan harus menggunakan selang yang disambungkan langsung ke pencernaan. “Karena lukanya dilambung. Lambungnya bocor dilindas sepeda motor,” tutur ati. Tidak hanya luka di lambung Tosan juga mengalami luka bacok di kepala. Sampai saat ini Tosan belum bisa berkomunikasi dengan orang lain. Ati berharap mendapat keadilan dan meminta polisi menangkap pelaku penganiayaan serta menjatuhkan hukum yang setimpal atas perbuatanya. “Tapi yang paling penting saat ini bagaimana suami saya kembali sehat seperti dulu,” katanya. Kini Ati dan keluarganya harus memikirkan dan menanggung beban biaya pengobatan Tosan selama dirawat di RSSA Kota Malang. “Semuanya biaya sendiri belum ada bantuan dana atau biaya dari pemerintah maupun pihak lain,” imbuhnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Salim Kancil , tambang pasir , Lumajang , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews